Mengenal Sosok Aurelie Moeremans Penulis Buku Viral Broken Strings

Mengenal Sosok Aurelie Moeremans: Penulis Buku Viral “Broken Strings”

KONEKSI MEDIA – Nama aktris Aurelie Moeremans mendadak menjadi pusat pembicaraan publik di awal tahun 2026. Bukan karena peran barunya di layar lebar, melainkan keberaniannya merilis sebuah memoar pribadi berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth. Buku ini bukan sekadar karya literatur biasa; ia adalah sebuah pengakuan jujur yang mengungkap sisi paling kelam dari masa lalu sang aktris, termasuk isu sensitif mengenai child grooming dan kekerasan dalam hubungan.

Profil Singkat: Dari Belgia ke Panggung Hiburan Indonesia

Lahir di Brussel, Belgia, pada 8 Agustus 1993, pemilik nama lengkap Aurélie Alida Marie Moeremans ini memulai kariernya di Indonesia sebagai model setelah memenangi ajang pencarian bakat di usia remaja. Putri dari pasangan Jean-Marc Moeremans dan Sri Sunarti ini dengan cepat merambah dunia akting, membintangi berbagai sinetron populer seperti Putri yang Ditukar (2011) dan Fortune Cookies (2013).

Meski kariernya terlihat gemilang, publik selama ini hanya melihat permukaan. Melalui Broken Strings, Aurelie mengungkapkan bahwa di balik senyum di depan kamera, ia sedang berjuang dalam “penjara” emosional yang dibangun oleh orang-orang di sekitarnya sejak ia masih berusia 15 tahun.

Broken Strings: Suara Korban yang Tak Lagi Sunyi

Buku yang awalnya dirilis secara gratis dalam format digital (e-book) ini menceritakan perjalanan hidup Aurelie dari masa kecilnya di Belgia hingga terjun ke industri hiburan tanah air. Fokus utama buku ini adalah pengakuannya menjadi korban child grooming sebuah pola manipulasi di mana orang dewasa membangun hubungan emosional dengan anak di bawah umur untuk tujuan eksploitasi.

Dalam memoar tersebut, Aurelie menggunakan nama samaran “Bobby” untuk menggambarkan sosok pria dewasa yang mendekatinya saat ia masih sangat muda. Bobby digambarkan sebagai sosok yang manipulatif, posesif, dan melakukan kontrol ketat terhadap kehidupan Aurelie, bahkan hingga melakukan kekerasan fisik dan psikis. Aurelie menegaskan bahwa penulisan buku ini dilakukan tanpa romantisasi, murni dari sudut pandang korban yang ingin sembuh.

Viral dan Dampak Luas bagi Masyarakat

Sejak dirilis pada akhir 2025 dan menjadi tren di media sosial pada Januari 2026, Broken Strings telah diunduh oleh ribuan orang. Aurelie sengaja membagikannya secara cuma-cuma melalui tautan di bio Instagram pribadinya (@aurelie) agar pesannya tersampaikan secara luas sebagai sarana edukasi.

“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku… Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” tulis Aurelie dalam unggahan media sosialnya.

Langkah ini menuai simpati besar dari netizen dan rekan sesama artis. Namun, keberanian ini juga membawa risiko. Aurelie melaporkan adanya teror dan ancaman yang menyasar dirinya dan orang-orang terdekatnya setelah isi buku tersebut viral. Meski demikian, dukungan dari suami tercintanya, Dr. Tyler Bigenho, yang ia nikahi pada tahun 2024, terus mengalir dan memperkuat posisinya untuk tetap bersuara.

Masa Depan: Versi Cetak dan Adaptasi Layar Lebar

Antusiasme yang luar biasa membuat buku ini akan segera diterbitkan dalam versi cetak oleh Ohara Books pada Januari 2026. Versi fisik ini dikabarkan akan menyertakan ilustrasi penuh warna untuk memperdalam pengalaman pembaca.

Tak hanya itu, kesuksesan narasi “Broken Strings” telah menarik perhatian sejumlah rumah produksi besar. Beberapa produser dikabarkan tertarik untuk mengangkat kisah perjalanan hidup Aurelie ini menjadi film atau serial, menjadikannya salah satu proyek yang paling dinantikan di industri kreatif tahun ini.

Melalui Broken Strings, Aurelie Moeremans telah bertransformasi dari seorang aktris menjadi simbol resiliensi bagi para penyintas trauma. Ia membuktikan bahwa luka masa lalu bisa diubah menjadi kekuatan yang menginspirasi banyak orang untuk berani memutus rantai kekerasan.