KONEKSI MEDIA – Memasuki hari kedua di tahun 2026, kawasan Pesisir Teluk Sine yang terletak di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Jawa Timur, bertransformasi menjadi salah satu destinasi primadona bagi ribuan wisatawan. Kehadiran Jalur Lintas Selatan (JLS) yang kini telah terkoneksi sepenuhnya menuju wilayah timur Tulungagung menjadi faktor utama membeludaknya pengunjung yang ingin menikmati suasana tahun baru dengan nuansa yang lebih asri dan eksotis.
Akses JLS: Pemicu Lonjakan Wisatawan
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya di mana Pantai Sine dianggap sebagai “permata tersembunyi” karena akses jalan yang menantang, libur Tahun Baru 2026 mencatatkan rekor kunjungan baru. Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas melalui JLS segmen Tulungagung menuju Sine terpantau padat merayap sejak pagi hari.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memang telah mengarahkan sebagian arus wisatawan dari Pantai Gemah ke arah timur, yakni menuju Teluk Sine dan Pucanglaban, guna menghindari penumpukan massa di satu titik. Strategi ini terbukti efektif; meski ramai, distribusi wisatawan di sepanjang pesisir selatan menjadi lebih merata.
Keindahan Bali-nya Tulungagung
Banyak wisatawan yang menjuluki Teluk Sine sebagai “Bali-nya Tulungagung”. Hal ini bukan tanpa alasan. Bentuk pantainya yang melengkung sempurna membentuk teluk melindungi area ini dari ombak besar Samudera Hindia, sehingga menciptakan perairan yang relatif lebih tenang dibandingkan pantai selatan lainnya.
Di sisi utara, pengunjung dimanjakan dengan pemandangan tebing karang yang memiliki pancuran air alami. Sementara di sisi selatan, hutan lindung yang masih hijau memberikan udara segar yang kontras dengan teriknya matahari pantai. Fenomena matahari terbit (sunrise) di pagi pertama tahun 2026 menjadi momen yang paling diburu. Ratusan pengunjung tampak memenuhi bibir pantai sejak pukul 05.00 WIB untuk mengabadikan momen pergantian tahun dengan latar belakang cakrawala laut lepas.
Harmoni Wisata dan Budaya Nelayan
Salah satu daya tarik unik yang tetap dipertahankan di Teluk Sine adalah keberadaan kampung nelayan tradisional. Di tengah hiruk-pikuk wisatawan, aktivitas pelelangan ikan dan deretan perahu nelayan yang berwarna-warni memberikan pemandangan yang autentik.
“Kami senang melihat keramaian ini. Selain berwisata, banyak pengunjung yang langsung membeli ikan segar hasil tangkapan malam hari untuk dibakar bersama keluarga di tepi pantai,” ujar Jaiman, salah satu warga setempat. Kuliner seafood murah meriah dengan bumbu khas pesisir menjadi daya tarik tambahan yang membuat wisatawan betah berlama-lama.
Pengamanan dan Keselamatan Pengunjung
Mengingat karakter laut selatan yang dinamis, pihak kepolisian dari Polres Tulungagung bersama personel TNI dan penjaga pantai (Life Guard) bersiaga penuh. Patroli rutin dilakukan di sepanjang bibir pantai untuk mengingatkan wisatawan agar tidak berenang terlalu jauh ke tengah.
Kapolres Tulungagung dalam keterangannya mengimbau agar para pengendara yang melewati JLS menuju Sine tetap waspada terhadap beberapa titik jalan yang masih dalam tahap perapian estetika serta potensi longsor di tebing jalan saat hujan turun.
“Fokus kami adalah memastikan keselamatan warga. Kami juga telah memasang papan imbauan di titik-titik rawan ombak di sekitar Teluk Sine,” tegasnya.
Fasilitas dan Ekonomi Lokal
Lonjakan pengunjung ini membawa berkah luar biasa bagi ekonomi lokal. Warung-warung milik warga di area Tebing Pantai Sine dan sekitar dermaga dilaporkan penuh sesak. Fasilitas seperti penyewaan ATV untuk berkeliling pantai hingga area camping ground di bawah pohon cemara menjadi pilihan favorit bagi kalangan anak muda dan keluarga.
Harga tiket masuk yang tetap terjangkau berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 menjadikan Teluk Sine pilihan rasional bagi masyarakat yang ingin menikmati liburan mewah tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Dengan berakhirnya puncak libur tahun baru pada akhir pekan ini, pemerintah daerah berharap tren positif ini terus berlanjut. Pengembangan infrastruktur pendukung di sekitar Teluk Sine akan terus ditingkatkan guna menyambut status Tulungagung sebagai salah satu pusat wisata pesisir di Jawa Timur.

